Problem Signal Ponsel Nokia

Bagian signal atau RF (Radio frequensi) pada ponsel terdiri dari 2 bagian besar, yaitu bagian penerima (RX) dan bagian Transmit (TX).

Kerusakan pada Bagian RX dibagi menjadi dua jenis :

1. Low RX

Ciri :

  • Pada saat cari manual hanya dapat 1 atau 2 jaringan saja
  • Biasanya proses searching tidak lebih dari 4 detik sudah tidak dapat jaringan.

Solusi : kerusakan biasanya belum sampai ke IC RF, maka bisa coba anda lakukan penggantian mulai dari switch antenna, coupler ataupun bagian antennanya.

2. No Rx

Ciri : Pada saat cari manual sama sekali tidak dapat jaringan operatornya.

solusi :

  • Cek Output dari RF (RXi dan RXq) menggunakan oscilloscope, jika bagus maka kerusakan pasti pada IC Audio (Biasanya sudah digabung pada IC Power pada DCT4 dan WD2, dan Pada BB5 biasanya pada Rap3G).
  • Cek tegangan kerja IC RF ; misalnya vr1,vr2,vr4,dst jika ada yang gak ada maka kerusakan pada IC Power, namun bisa juga tidak perlu mengganti IC Power namun kita ambilkan dari tegangan lain yang nilainya sama.
  • Cek tegangan kerja vco jika tidak ada maka ganti IC Power atau ambilkan tegangan dari tegangan yang nilainya sama.
  • cek keluaran VCO (Volt Control Osilator) normal apa tidak dengan menggunakan oscilloscope, jika tidak normal maka kerusakan pada VCO.
  • Cek tegangan dari UPP yaitu Sdata, Ssena dan Sclock, jika tidak ada maka kerusakan pada CPU.
  • Cek Keluaran crystal 26Mhz ada keluar 26Mhz / 38Mhz apa tidak menggunakan Frequensi Counter jika berkurang maka kerusakan pada crystal 26mhz/ 38Mhz

Kesimpulan No RX
Dapat disebabkan oleh :IC Power, IC RF, Crystal 26Mhz/38Mhz, VCO ataupun CPU.

Kerusakan bagian TX juaga dibagi menjadi 2 bagian :

1. Low TX
Ciri : Dapat signal tapi turun naik atau dapat signal tapi susah untuk telpon.

Solusi : Biasanya kerusakan paling sering terjadi pada IC PA (Power Amflifier) dan Switch Antenna

contoh Swit Antena :

2. No TX

Ciri : Apabila dicari manual hanya mendapat 3 jaringan operator namun saat dipilih muncul keterangan “No Acces”

Solusi :

  • Cek Keluaran TX (yaitu TXi dan TXq dari Ic audio (UEM/UPP), jika tidak ada maka kerusakan pada IC Audio.
  • Cek Vr2 (Hanya tegangan ini yang digunakan).jika tidak ada ambilkan tegangan dari yang lain yang nilainya sama.
  • Cek Coupler antara IC rf dan Pa
  • Cek tegangan kerja IC PA.
  • Cek IC PA
  • Cek Switch Antenna

Pos ini dipublikasikan di Elektronika, Hoby, Software HP dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s